Syarat-syarat Berpidato

Syarat – Syarat  Pidato yang Baik

 

Ciri-ciri  Pidato yang Baik
Ada sembilan hal yang mencirikan suatu pidato yang baik yakni, saklik, jelas, hidup, memiliki tujuan yang jelas,bergaya klimaks, dibatasi, mengejutkan, memiliki pengulangan dan mengandung humor.

1.Pidato yang Saklik
Pidato itu saklik apabila memiliki objektivitas dan unsur-unsur yang mengandung kebenaran. Saklik juga berarti bahwa ada hubungan yang serasi antara isi pidato dan formulasinya, sehingga indah kedengarannya, tetapi bukan berarti dihiasi dengan gaya bahasa yang berlebih-lebihan.

2.Pidato yang Jelas
Ketentuan sejak zaman kuno menyatakan bahwa pembicaraan harus mengungkapkan pikirannya sedemikian rupa, sehingga tidak hanya sedapat mungkin isinya dapat dimengerti.

3.Pidato yang Hidup
Sebuah pidato yang baik harus hidup. Untuk menghidupkan pidato dapat dipergunakan gambar, cerita pendek atau kejadian-kejadian. Yang relevan sehingga memancing perhatian pendengar.

4.Pidato yang Memiliki Tujuan
Setiap pidato harus memiliki tujuan, yaitu apa yang mau dicapai. Tujuan ini harus dirumuskan dala satu dua pikiran pokok. Dalam membawakan pidato, tujuan ini hendaknya sering diulang dalam rumusan yang berbeda, supaya pendengar tidak kehilangan benang merah selama mendengarkan pidato. Kalimat-kalimat yang merupakan tujuan dan kalimat pada bagian penutup pidato harus dirumuskan secara singkat, jelas tapi padat..
5.Pidato yang Memiliki Klimaks
Suatu pidato yang hanya membeberkan kejadian demi kejadian atau kenyataan demi kenyataan, akan sangat membosankan. Oleh karena itu sebaiknya kenyataan atau kejadian-kejadian itu dikemukakan dalam gaya bahasa klimaks.
Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa klimaks itu harus muncul secara organis dari dalam pidato itu sendiri dan bukan karena mengaharapkan tepukan tangan yang riuh dari para pendengar.

6.Pidato yang Memiliki Pengulangan
Pengulangan atau redundans itu penting,karena dapat memperkuat isi pidato dan memperjelas pengertian pendengar. Pengulangan itu juga menyebabkan pokok-pokok pidato itu segera dilupakan. Suatu pengulangan yang dirumuskan secara baik akan memberi efek  yang besar dalam ingatan para pendengar. Tetapi perlu diperhatikan bahwa yang dimaksudkan terutama adalah pengulangan isi pesan dan bukan rumusan. Ini berarti isi dan arti tetap sama, akan tetapi dirumuskan dengan mempergunakan bahasa yang berbeda. Masalahnya tetap sama, hanya diberi  pakaian yang baru dan menarik.
7.Pidato yang Berisi Hal-hal yang Mengejutkan
Sesuatu itu mengejutkan karena itu mungkin belum pernah ada dan terjadi sebelumnya atau karena meskipun masalahnya biasa dan terkenal, tetapi ditempatkan di dalam konteks atau relasi yang baru dan menarik.

8.Pidato yang Dibatasi
Orang tidak boleh membeberkan segala soal atau masalah dalam satu pidato.Oleh karena itu pidato harus dibatasi pada satu atau dua soal yang tertentu saja. Pidato yang isinya terlalu luas akan menjadi dangkal.
9.Pidato yang Mengandung Humor
Humor dalam pidato itu perlu, hanya saja tidak boleh terlalu banyak, sehingga memberi kesan bahwa pembicaraan tidak bersungguh-sungguh. Humor itu dapat menghidupkan pidato dan memberi kesan yang tak terlupakan pada para pendengar. Humor dapat juga menyegarkan pikiran pendengar, sehingga mencurahkan perhatian yang lebih besar kepada pidato selanjutnya.

Metode Pidato

1.   Metode impromptu yaitu metode berpidato yang dilakukan berdasarkan kebutuhan sesaat. Metode ini dilakukan secara mendadak dan tanpa persiapan. Pembicara yang berpidato dengan metode ini hanya berdasarkan kemahiran serta pengetahuan mereka. Contoh: Seseorang menghadiri perayaan hari ulang tahun. Tiba-tiba orang tersebut diminta berpidato di depan para tamu yang hadir saat itu. Pidato yang dilakukan seperti itulah yang disebut dengan pidato impromptu.

2.   Metode memoriter (menghafal) merupakan kebalikan dari metode impromptu. Menghafal dilakukan dengan cara membuat naskah kemudian dihafalkan. Metode ini merupakan metode pidato yang paling jelek. Sebagai pelajar hindarkanlah penggunaan metode berpidato ini.

3.   Metode manuscript (naskah), yaitu metode pidato yang dilakukan dengan cara membaca naskah pidato secara keseluruhan mulai awal sampai terakhir. Pembicara dengan menggunakan naskah ini disebut juga dengan “membacakan naskah pidato” bukan menyampaikan pidato.

4.   Metode ekstempore (ekstemporan), yaitu metode pidato yang dilakukan dengan cara merencanakan, melakukan persiapan, dan membuat kerangka pidato. Materinya berupa outline (garis besar materi) dan supporting points (materi pendukung). Berdasarkan hal tersebut pembicara menyampaikan pidato.

 

Syarat-syarat Menyampaikan Pidato

1.   Menguasai bahasa lisan dengan baik dan lancar.

2.   Memiliki kemampuan penalaran yang baik, kemampuan mengungkapkan gagasan, kemampuan menyesuaikan diri pada situasi yang ada.

3.   Memiliki keberanian berbicara atau mengemukakan pendapat serta tidak canggung di depan massa.

Syarat pidato yang baik   meliputi :

v  Adanya pokok masalah (isi) yang akan diuraikan yang harus dikuasai.

v  Memiliki kecakapan untuk menyampaikan isi tersebut

v  Uraian mengandung pengetahuan

v  Ada tujuan yang ingin di capai

v  Antara si pembaca , topic , dan pendengar terjalin hubungan yang harmonis

v  Dapat dipahamioleh pendengar

v  Dapat di hayati oleh pengdengar (menyentuh)

v  Besar Artinya bagi kehidupan pendengar (mengubris)

 

PIDATO TENTANG PERTANIAN ORGANIK

Yang terhormat ibu dosen bahasa indonesia yang terhormat dan kepada para teman-teman sekalian; terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan sehingga sekarang saya bisa berdiri di hadapan hadirin untuk menjelaskan pentingnya makanan orgnanik bagi kesehatan kita.
Dari lingkungan, polusi udara sudah memapar tubuh kita sehari-hari; junk food mengandung kalori dan lemak tinggi, tapi rendah protein dan vitamin; berbagai makanan yang dibubuhi MSG, pengawet, dan bahan berbahaya lainnya; hingga sayuran dan buah-buahan yang terkontaminasi residu kimia dan pestisida; dan orang yang supersibuk sehingga mudah stres dan melupakan olahraga. Lengkaplah sudah hambatan-hambatan menuju hidup sehat. Di Belgia, penelitian terhadap beberapa wanita kanker payudara menemukan kadar pestisida di dalam darak mereka 6-9 kali lebih banyak dibandingkan dengan wanita sehat. Karena itu, mengonsumsi makanan organik adalah cara efisien untuk menghindari bahan-bahan kimia tersebut. Selain itu, dengan mengonsumsi makanan organik kita juga menja keseimbangan alam karena kita turut menentang pencemaran oleh zat kimia seperti pestisida dan pupuk buatan terhadap lingkungan.
Bagaimanakah cara memastikan sebuah produk makanan itu organik? Pertama, jaminan berdasarkan kepercayaan antara petani dan konsumen. Jaminan ini berlaku bagi para konsumen yang sudah lama mengenal sang petani dan yakin betul bahwa semua proses penanaman sayuran dan buah-buahannya terbebas dari zat kimia. Kuda adalah pendampingan. Konsumen bisa mendampingi sang petani dalam proses perkebunan atau pertaniannya untuk memastikan tidak adanya penggunaan zat kimia. Jaminan ketiga tidak lain yaitu sertifikat yang diberikan lembaga independen yang kompeten untuk produk-produk yang dinilai sudah memenuhi standar organik.
Sekali lagi saya tegaskan bahwa kita bisa hidup sehat jika kita mau. Ingatlah tiga jaminan tadi – kepercayaan, pendampingan, dan sertifikat. Ingatlah juga bahwa kita turut menjaga keseimbangan alam dengan mengonsumsi makanan-makanan organik.
Demikianlah pidato saya akhiri. terima kasih atas perhatiannya.
Selamat pagi.

 

NILAM

  1. Bagaimana cara  budidaya buah nilam ?

Jawab : 

–          Penentuan Lokasi

v  Kebun perbanyakan nilam hendaknya terletak pada lokasi yang mudah dicapai, tidak tercemar hama dan penyakit, mudah dijangkau penyediaan sarana (pupuk, dll), pengangkutan bahan tanaman atau benih. Untuk efisiensi dalam pengiriman bahan tanaman sebaiknya lokasi kebun perbanyakan tidak terlalu jauh dari daerah pengembangan. Disamping itu faktor yang paling penting adalah tersedianya sumber air yang mencukupi di lokasi kebun untuk kegiatan pembibitan, penanggulangan hama dan penyakit dan sebagainya.

Ketinggian Tempat

v  Tanaman nilam tumbuh pada ketinggian 2.200 mdpl. Akan tetapi nilam akan tumbuh dengan baik dan berproduksi tinggi pada ketinggian tempat 10-400 mdpl. Dan menghendaki suhu yang panas dan lembap serta memerlukan curah hujan yang merata. Curah hujan yang diperlukan berkisar 2500-3500 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Sedang suhu yang baik adalah 240C-280C dengan kelembapan lebih dari 75%. Agar pertumbuhannya optimal tanaman nilam memerlukan intensitas penyinaran matahari yang cukup. Pada tempat-tempat yang agak terlindung, asalkan tidak pada tempat yang sangat terlindung (di bawah pohon yang rimbun).( Sudaryani et al, 2004)

Tanah

v  Tanah yang subur dan gembur serta kaya akan humus, sangat diperlukan oleh tanaman nilam. Pada tanah yang subur tersebut nilam dapat memberikan hasil yang sangat baik. Pada tanah-tanah yang tergenang air atau permukaan air tanah yang terlalu dangkal, tanaman ini akan mudah terserang penyakit busuk akar yang disebabkan oleh cendawan Phytoptora. Keadaan fisik tanah yang berat (tanah liat), tanah berpasir, dan berkapur kurang baik untuk pertumbuhan tanaman nilam. (Sudaryani et al, 2004)

–          Persiapan Bahan Tanaman dan Persemaian Tanaman Nilam

Pemilihan varietas nilam

Untuk memperoleh produksi minyak yang tinggi, pilih varietas unggul, yang produksi kadar/mutu minyak yang tinggi, yaitu: Tapak Tuan, Lhokseumawe, dan Sidikalang. Sel-sel minyak terutama pada daun, oleh karena itu, produksi tinggi akan menghasilkan produksi minyak yang tinggi pula, apabila varietas tersebut mengandung kadar minyak yang tinggi.

Persiapan Rumah Atap, Media Semai, dan Sungkup

–          Pilih areal yang sehat tidak tercemar jamur patogen, dekat sumber air.
– Buat rumah atap setinggi 2m condong ke arah Timur. Bentuk dan luasan disesuaikan dengan kebutuhan. Siapkan campuran tanah dengan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.
– Polybag (yang berlobang dengan ukuran 15 x 10 cm diisi dengan media yang telah disiapkan dan diletakkan secara teratur di bawah rumah atap, kemudian disiram dengan menggunakan embrat.
– Untuk mempertahankan kelembaban agar stek tidak layu setelah ditanam perlu diberi sungkup dari plastik. Kerangka sungkup dibuat dari bambu dengan ukuran lebar 1 meter, tinggi 1/2 meter dan panjang sesuai kebutuhan.

Perbanyakan Bahan Tanaman dan Penyemaian Nilam

v  Stek tanaman nilam sebaiknya disemaikan terlebih dahulu karena apabila langsung ditanam di lapangan, banyak yang mati.

v  Perbanyakan tanaman nilam secara vegetatif dengan menggunakan stek. Stek yang paling baik adalah stek pucuk mengandung 4 – 5 buku selain itu stek juga dapat diambil dari cabang dan batang. Untuk mengurangi penguapan, daun tua dibuang, sisakan 1-2 pasang daun muda/pucuk. Waktu mempersiapkan stek, sebaiknya stek direndam dalam air sebelum disemai dalam polybag.

v  Penyemaian dilakukan dengan membenamkan satu buku kedalam media semai dengan terlebih dahulu  membuang daun pada buku yang akan dibenamkan. Kemudian tanah disekeliling tanaman dipadatkan.

v  Untuk penanaman langsung di lapangan, stek diambil dari cabang yang sudah tua (mengayu), dipotong sepanjang 30 cm. Kebutuhan tanaman untuk 1 ha lebih kurang 20.000 tanaman, belum termasuk bahan tanaman untuk penyulaman.

Pemeliharaan Tanaman Nilam di persemaian

v  Untuk menjaga kelembaban, stek yang baru disemai perlu disiram. Penyiraman dilakukan setelah penyemaian, kemudian disungkup plastik. Penyiraman selanjutnya setelah 2-3 hari kemudian. Selama di dalam sungkup, penyiraman tidak perlu
dilakukan tiap hari. Sungkup dibuka setelah tanaman berumur 2 minggu. Pemberian pupuk melalui daun dan penanggulangan hama/penyakit (kalau diperlukan) dilakukan satu kali seminggu. Benih siap tanam setelah 1,5 bulan
dipersemaian.

Persiapan Lahan dan Penanaman Nilam

Persiapan lahan dan lubang tanam
– Tanah dicangkul, dibersihkan dari gulma (alang-alang dsb), kemudian digaru dan diratakan.
– Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm, dengan jarak tanam antara barisan 90 cm – 100 cm dan jarak tanam dalam barisan 40 cm – 50 cm. Jarak tanam disesuaikan dengan kondisi lahan. Pada lahan datar, jarak tanam dalam barisan lebih besar (100 cm x 50 cm) sedangkan pada lahan yang agak miring (150) jarak tanam dalam barisan lebih sempit (40 cm) dan arah baris menurut kontur tanah. Pada lokasi dengan kesuburan yang tinggi (banyak humus) jarak tanam sebaiknya 100 cm x 100 cm, karena pada umur 5 – 6 bulan, kanopi sudah bertemu.

Pembuatan saluran drainase

v  Tanaman nilam tidak menghendaki adanya yang tergenang, untuk itu perlu dibuat saluran drainase. Saluran drainase dibuat sekeliling dan di dalam kebun (atau sesuai kebutuhan) dengan ukuran 30 cm x 30 cm (lebar x dalam).

Penanaman dan penyulaman

v  Setelah tanaman berumur 1,5 bulan dipersemaian, tanaman dapat dipindahkan ke lapangan. Cara menanam yaitu dengan menyobek polybag secara hati-hati dan menanam tanaman di lubang yang telah disediakan, kemudian tanah dipadatkan dengan cara menekan tanah disekitar tanaman. Stek yang langsung di tanam di lapangan adalah stek yang telah berkayu 30 cm, dibenamkan 2 buku kedalam tanah. Penanaman langsung ke lapangan beresiko tanaman banyak mati. Tanaman nilam yang mati disulam dengan tanaman baru, untuk itu persiapan bahan tanaman harus mencukupi.

Pemeliharaan Tanaman Nilam

Pemupukan

Disamping pupuk dasar yang diberikan pada waktu tanam berupa pupuk organik (pupuk kandang, kompos dll) 1-2 kg/lubang tanam, untuk memacu pertumbuhan tanaman perlu diberi pupuk organik. Dosis dan komposisi pupuk yang diberikan tergantung dari jenis tanah dan tingkat kesuburannya. Penelitian pemupukan dengan dosis 280 kg N + 70 TSP + 140 kg KCl per hektar, pada tanah utisol menghasilkan 10 – 13 ton terna kering per ha/tahun. Pemupukan I dilakukan pada umur 1 bulan, dengan dosis 1/3N + P + K, pemupukan II pada umur 3 bulan dengan dosis 2/3 N. Pemupukan selanjutnya pada umur 6 bulan (setelah panen) dan 10 bulan (setelah panen II) dipupuk dengan dosis 1/2N + 1/2P + 1/2 K + 2 kg pupuk kandang.

 2. Apa nama lain buah nilam ?

Jawab :

                  Nama lain buah nilam adalah Pogostemon patchoulli

 3. Jenis tanaman nilam apa yang banyak menghasilkan minyak nilam ?

Jawab :

v  P. cablin Benth

v  P. heyneanus

v  P. hortensis

 4. Di daerah manakah banyak terdapat produksi nilam ?

Jawab :

Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, dan Nangroe Aceh Darussalam, kemudian berkembang di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan daerah lainnya.

 5. Hal-hal yang perlu di perhatikan dalam budidaya nilam  ?

 

Jawab :

  • Tanaman nilam dapat tumbuh di dataran rendah maupun pada dataran tinggi yang mempunyai ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut, dan berproduksi tinggi pada ketinggian tempat 10 – 400 meter di atas permukaan laut.
  • Curah hujan yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman nilam berkisar antara 2.500-3.500 mm/tahun dan merata sepanjang tahun.
  • Sedangkan suhu yang baik untuk tanaman ini adalah 24 0C – 28 0C dengan kelembaban lebih dari 75%.
  • Agar pertumbuhan optimal, tanaman nilam memerlukan intensitas penyinaran matahari yang cukup.
  • Tanah yang subur dan gembur serta kaya akan humus sangat diperlukan oleh tanaman nilam.
  • Pada tanah yang kandungan airnya tinggi, perlu dilakukan sistem drainase yang baik dan insentif.

 

TANAH (SOIL)

  1. Apa yang dimaksud unsur hara mikro ?

Jawab :

Definisi Unsur Hara Mikro Unsur hara mikro, yaitu: sumber makanan yangdiperlukan dalam jumlah yang relatif sedikit, namun sangat penting danmutlak diperlukan oleh tanaman sebagai makanan. Padahal ini unsur haramikro banyak diperoleh dari bahan organik yang ada pada tanah

2. Apa ciri-ciri pada tanah yang subur ?

jawab :

Ciri-ciri tanah subur adalah sebagai berikut.
1. Struktur tanahnya bagus, yaitu butir-butir tanahnya renggang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
2. Tanah mempunyai air dalam jumlah yang banyak dan berfungsi untuk melarutkan garam-garaman.
3. Tanah mempunyai garam-garaman dalam jumlah banyak sebagai bahan makanan tumbuh-tumbuhan. Sebutkan apa saja jenis-jenis tanah  ?

Jawab : Tanah Vulkanik , Tanah Organosol , Tanah Gambut , Tanah Aluvium, Tanah Podzol , Tanah Laterit, Tanah Litoso

4. Apa yang dimaksud chlorosis ?

jawab :

Pengertian Klorosis adalah penyakit pada tumbuhan dengan gejala daun berwarna pucat karena kekurangan magnesium dan kalsium

5. Apa yang dimaksud dengan Unsur hara ? Baca lebih lanjut

SAWI

  1. Berapa umur panen pada tanaman sawi ?

jawab :

Sawi boleh mula dituai selepas 27 hingga 30 hari ditanam

 

  1. Manfaat tanaman sawi bagi kehidupan sehari-hari ?

a)      Membantu mencegah osteoporosis karena kandungan vitamin K dalam sawi dapat mengatur protein tulang dan kalsium di dalam tulang.

b)      Kandungan kalsium pada sawi mampu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah diabetes mellitus.

c)      Sawi mengandung niasin yang berfungsi memperkecil proses aterosklerosis dan akhirnya menurunkan kemungkinan terjadinya serangan jantung.

d)     Sawi dapat menjaga kornea mata agar selalu sehat dengan adanya vitamin A membuat sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air.

e)      Kandungan asam folat dalam sawi berfungsi dalam proses sintesis nucleoprotein yang merupakan inti dari pembentukan dan produksi butir – butir darah merah normal dalam sumsum tulang yang dapat mencegah anemia.

f)       Kandungan vitamin E pada sawi dapat berfungsi sebagai antioksidan utama di dalam sel. The George Mateljan Foundation (2006) menggolongkan sawi dalam kategori excellent sebagai sumber viatamin E. Kebutuhan rata – rata vitamin E mencapai 10 – 12 miligram/hari.

g)      Selain vitamin E, betakaroten dan vitamin C pada sawi sangat baik untuk mencegah kolesterol dan penyakit jantung. Ketiga zat tersebut sangat bermanfaat mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL.

 

  1. Apakah manfaat dari presentasi bagi pendengar ?

jawab :

Manfaatnya yaitu pendengar dapat mengetahui budidaya dari tanaman sawi tersebut .

 

  1. Informasi yang dapat dari makalah tentang tanaman sawi ?

Jawab :

Kita dapat mengetahui cara penanaman sawi yang baik , dan juga kita dapat mengetahui manfat sawi bagi kesehatan

 

  1. Cara budidaya tanaman sawi ?

Jawab :

a. BENIH.

Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram.
Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil.
Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan, tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun.

B. PENGOLAHAN TANAH.

Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Tahap-tahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan.
Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung.
Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan.
Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah, pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih, yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).

C. PEMBIBITAN.

Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan 20 – 30 cm.
Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.
Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer, kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan.

D. PENANAMAN.

Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha, TSP 100 kg/ha, Kcl 75 kg/ha. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm.
Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm.

E. PEMELIHARAAN.

Pemeliharaan adalah hal yang penting. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim, bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Bila tidak terlalu panaspenyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari.
Tahap selanjutnya yaitu penjarangan, penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat.
Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman, penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru.
Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan.
Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 50 kg/ha. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan.

PENANAMAN VERTIKULTUR

Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut :

1. Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan.
2. Sediakan media tanam berupa tanah top soil, pupuk kandang, pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata.
3. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm.
4. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai.
5. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House.

PENANAMAN HIDROPONIK.

Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut :

1. Siapkan wadah persemaian . Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0,5 cm.
2. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu0, bibit dicabut dengan hati-hati, selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih, akar yang terlalu panjang dapat digunting.
3. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm, selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm.
4. Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm, masukkan bibit ke lubang tersebut, tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar, usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media.
5. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman, dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya, tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar.

 

JAGUNG

  1. Kenapa jagung sangat penting untuk ketahanan pangan ?

Jawab :

Karena jagung merupakan salah satu komponen bahan pakan yang harganya relative murah dan juga berpeluang meningkatkan keuntungan finasial serta dapat membuka peluang peningkatan pendapatan petani

 

  1. Pengembangan tanaman jagung bertujuan untuk apa ?

Jawab :
untuk mencukupi ketersediaan pangan di indonesia

 

  1. Apa saja media dalam penanaman jagung ?

                     jawab :

v  Sabit, digunakan untuk penyiangan lahan dari rerumputan liar.

v  Cangkul, digunakan untuk mencangkul lahan sebelum ditanami jagung.

v  Traktor, digunakan untuk membajak lahan sebelum ditanami jagung.

v  Pisau, digunakan untuk memudahkan dalam penetikan jagung saat panen.

v  Alat perontok jagung, digunakan untuk merontokkan jagung sebelum dijemur

  1. Tanaman jagung berfungsi untuk apa ?

Jawab :

 

v  Memperbaiki pencernaan
Jagung memiliki banyak serat yang merupakan keuntungan besar untuk pencernaan. Hal ini dapat mencegah sembelit, wasir, dan bahkan menurunkan risiko kanker usus besar.

v  2. Kaya mineral
Lebih dari yang bisa Anda pikirkan, jagung mengandung sebagian besar magnesium, tembaga besi, dan yang paling penting fosfor, yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Nutrisi ini tidak hanya mencegah tulang Anda dari retak karena Anda bertambah tua, tapi juga meningkatkan fungsi ginjal.

v  3. Merawat kulit
Jagung juga kaya akan antioksidan, yang membantu dalam menjaga kulit agar awet muda. Selain dikonsumsi sebagai makanan, dapat juga digunakan minyaknya yang merupakan sumber yang kaya asam linoleat. Tepung  jagung juga berguna untuk meredakan iritasi pada kulit.

v  Mencegah anemia
Anemia merupakan suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah berkurang jauh karena kurangnya zat besi. Dengan demikian, jagung manis bermanfaat bagi kesehatan karena kaya akan vitamin B dan asam folat yang mencegah anemia.

v  Mengontrol kolesterol
Kolesterol adalah zat yang diproduksi oleh hati. Ada dua jenis kolesterol, kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Peningkatan kolesterol jahat  karena asupan makanan berlemak melemahkan hati Anda dan juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoids yang terkandung dalam jagung manis menjaga jantung Anda tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

v  Penting selama kehamilan.
Konsumsi jagung pada wanita hamil, menyediakan sumber yang kaya asam folat. Kekurangan asam folat pada wanita hamil mempengaruhi bayi. Kurangnya asam folat dalam tubuh mempengaruhi berat badan bayi. Jagung manis bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil dan bayi. Ini mencegah bayi kekurangan berat badan dan menghindari  dari cacat lainnya.

 

  1. Tanaman jagung cocok ditanam di daerah mana ?

Jawab :

Tanaman jagung cocok di tanam didaerah  beriklim sedang hingga beriklim sub-tropis/tropis yang basah . Jagung dapat tumbuh di daerah yang terletak antara 0-50o LU hingga 0-40o LS. Pada lahan yang tidak beririgasi, pertumbuhan tanaman ini memerlukan curah hujan ideal sekitar 85-200 mm/bulan dan harus merata

NANAS

  1. Dimanakah habitat yang cocok untuk menanam nanas ?

Jawab :

v  habitat di tanah lembab ataupun kering

v  Habitus berupa semak

v  Batangnya berukuran 20-25 cm, diameter 2,0-3,5 cm, beruas-ruas pendek, melekat pada akar.

v  Daunnya tidak mempunyai tulang daun utama, berduri diujung daun, panjang 130-150 cm, lebar 3-5 cm, permukaan daun atas halus berwarna hijau, sedangkan daun bawah berwarna putih, jumlah daun tiap batang sekitar 70-80 helai, letak spiral megelilingi batang.

v  Bunganya termasuk bunga majemuk, terletak diujung batang, termasuk bunga lengkap.

v  Buah besar, berwarna kuning, terdapt mata duri yang berbentuk spiral, rasanya manis.

v  Biji tidak terdapat biji di dalam daging buahnya.

v  Manfaat digunakan sebagai jus, atau makanan rujak buah, dapat juga di makan langsung karena buahnya segar(ashari, 2004).

 

  1. Apa saja cirri-ciri tanaman nanas?

Jawab:

 

Ciri-ciri pokok pokok nanas yang matang mempunyai daun yang tirus dengan tompokan merah gelap sepanjang tengah permukaan daun dan berwarna perak kelabu dipermukaan bawah daun. Daun-daun tajam dengan duri-duri di kedua-dua margin. Jambak bunga, berwarna merah jambu dan mengandungi 100-170 kuntum bunga. Daun-daun braktea di pangkal jambak bunga berwarna merah. Mahkota, hijau dan berbentuk kon, 10-15 cm panjang. 3-5 sulur biasanya dikeluarkan oleh setiap pokok nanas.

Ciri-ciri buah Nanas Pada berbentuk hampir silinder dengan saiz sederhana. Buah yang belum matang berwarna hijau gelap hingga kuning coklat dan akhirnya masak berwarna kecoklat-coklatan merah. Buah boleh dituai apabila 2-3 belah mata mula berwarna kuning kecoklat-coklatan. Buah masak sepenuhnya seberat 1.5 kg – 2.5 kg dengan isi berwarna kuning keemasan, sedikit rangup dan sangat manis (Brix 17-23%).
Pembajaan nenas sebelum menanam menggunakan Rock Phosphate sebanyak 20 gm/pokok dan baja Dolomite 10 gm/pokok serta baja organic Tahi Ayam sebanyak 5 kg/pokok/tahun. Pada tahun pertama baja NPK 15:15:15 sebanyak 0.5 kg/pokok setahun diberikan sebanyak 3 kali aplikasi. Tahun ke dua juga gunakan baja NPK 15:15:15 sebanyak 1.5 kg/ pokok/ tahun sebanyak 3 kali aaplikasi. Pada tahun ketiga baja buah NPK 12:12:17:2 diberikan dengan kadar 2.5 kg/pokok/ tahun sebanyak 4 kali aplikasi. Baja buah ini diberikan sebanyak 2.5 kg pada tahun ke 4 sehingga 6 kg/pk/ tahun pada tahun ke 6 dan setyerusnya. Sebagai tambahan, baja tahi ayam 10 – 30 kg/pokok/tahun dan dolomite 0.2-0.3 kg/pokok/tahun adalah disyorkan.
Untuk mendapatkan pengeluaran buah yang seragam, tanaman nanas biasanya diaruh (induced) apabila berumur 9-10 bulan selepas diubah ke ladang. Penyediaan komersial boleh menggunakan campuran 300 ppm Ethrel dan 3% urea disembur dengan kadar 40 ml setiap pokok

 

  1. Apa saja yang terkandung di dalam buah nanas ?

Jawab :

1

Kalori

 

2

Protein

 

3

Lemak

 

4

Karbohidrat

 

5

Fosfor

 

6

Zat Besi

 

7

Vitamin A

 

8

Vitamin B1

 

9

Vitamin C

 

10

Air

 

 

  1. Apa fungsi buah nanas ?

Jawab :

v  Dapat mengurangi resiko terserang hipertensi. 

v  Dapat menurunkan berat badan kita. Sangat baik bagi anda yang sedang dalam program diet. 

v  Vitamin C yang ada pada buah nanas ini mampu melindungi tubuh kita dari radikal bebas yang menyerang sel kekebalan di dalam tubuh kita. 

v  Dapat mencegah  penyakit flu.

v  Memperkuat ketahanan tubuh dari beberapa serangan penyakit. 

v  Dapat mencerahkan kulit kita. 

v  Dapat membantu pencernaan protein dan dapat mempercepat proses penyembuhan

 

  1. Jelaskan apa definisi buah nanas ?

Jawab :

Nanas, nenas, atau ananas (Ananas comosus (L.) Merr.) adalah sejenis tumbuhan tropis yang berasal dari Brasil, Bolivia, dan Paraguay. Tumbuhan ini termasuk dalam familia nanas-nanasan (Famili Bromeliaceae). Perawakan (habitus) tumbuhannya rendah, herba (menahun) dengan 30 atau lebih daun yang panjang, berujung tajam, tersusun dalam bentuk roset mengelilingi batang yang tebal. Buahnya dalam bahasa Inggris disebut sebagai pineapple karena bentuknya yang seperti pohon pinus. Nama ‘nanas’ berasal dari sebutan orang Tupi untuk buah ini: anana, yang bermakna “buah yang sangat baik”. Burung penghisap madu (hummingbird) merupakan penyerbuk alamiah dari buah ini, meskipun berbagai serangga juga memiliki peran yang sama.