TUGAS 6

Pertanyaan dari saudari Rita Sari

1. Apa manfaat dan ruang lingkup buah jeruk ?

2. Bagaimana cara penyimpanan buah jeruk yang baik agar tidak mudah busuk ?

3. Bagaimana cara pemberantasan hama dan penyakit pada budidaya tanaman buah jeruk ?

4. Sebutkan tanaman jeruk yang bagus atau unggul ?

5. Sebutkan langkah-langkah dari budidaya tanaman jeruk ?

Jawaban untuk pertanyaan saudari Rita Sari

1.  Manfaat Buah Jeruk :

           –  Menghindari radikal bebas

           –  Menghaluskan kulit

           –  Menghilangkan kulit mati dan jerawat

           –  Membangkitkan semangat

           –  Mengatasi kaki bengkak

           –  Menyejukkan kulit kepala

           –  Sebagai obat batuk

           –  Sebagai obat demam

           –  Mengobati panas dalam

           –  Mengurangi stroke

        Ruang lingkup :

          Tanaman Buah-buahan, kelompok tanaman ini memiliki keanekaragaman morfologi, seperti ada yang berbentuk pohon (rambutan, mangga, jeruk dsb) dan bentuk menjalar (melon, semangka).

2. Cara Menyimpan Buah jeruk yang baik :

Cuci bersih, keringkan, masukkan plastik lalu taruh dalam lemari pendingin. Maka jeruk  akan semakin segar dan tidak mengurangi rasa jeruk itu.

3. Cara Memberantas Hama dan Penyakit

       Hama Pada Tanaman Buah Jeruk :

ü  Kutu Dompolan (Pseudococcus citri Risso

  • Sanitasi lingkungan tanaman jeruk dari gulma atau tanaman inang kutu lainnya
  • Penyiraman dengan air sabun pada seluruh bagian pohon yang ada                                di permukaan tanah mulai dari pucuk tanaman
  • Konservasi musuh alami hama
  • Menghilangkan semut geramang sebagai penyebar kutu ini
  • Apabila populasi hama ini tinggi, dilakukan penyemprotan insektisida

ü  Hama Bisul Buah (Prays endocarpa Me

  • Pembungkusan (pemberongsongan) buah yang masih muda dengan kertas,    daun pisang kering, atau bahan lainnya.
  • Sanitasi pohon untuk mengumpulkan kepompong, kemudian memusnahkannya.
  • Pengasapan pohon pada malam hari untuk mengusir ngengat yang akan meletakkan telurnya.
  • Bila populasinya tinggi maka dapat disemprot dengan insektisid

ü  Hama Getah Buah (Citripestis sagitiferella Mr.)

 

  • Pendangiran tanah di bawah pohon untuk mematikan kepompong hama.
  • Pembungkusan buah dengan kertas atau bahan lainnya yang dilakukan sejak buah berumur 2 bulan.
  • Pengumpulan buah-buah yang gugur, kemudian dibenamkan ke dalam tanah sedalam30 cm
  • Konservasi musuh alaminya.
  • Bila populasinya tinggi maka dapat disemprot dengan insektisida yang aplikasinya dilakukan bersamaan dengan penetasan telur.

 

 

ü  Lalat Buah (Dacus dorsalis Hend.)
                                        

  • Sanitasi kebun dengan mengumpulkan buah yang gugur, pendangiran tanah di bawah pohon, dan pembersihan gulma.
  • Pembungkusan buah dengan kertas, daun, atau bahan lainnya.
  • Pengasapan kebun dengan jerami atau sekam padi.
  • Penggunaan senyawa penarik (antraktan) seperti metil eugenol.
  • Penyemprotan insektisida. Insektisida digunakan pada populasi         hama    yang   tinggi.

Penyakit Pada Tanaman Buah Jeruk :

 

ü  Penyakit Blendok Phytophthora (Phytophthora spp.)

 

  • Memakai varietas yang tahan terhadap Phytophthora.
  • Jeruk ditanam di atas gundukan setinggi 15-20 cm.
  • Air hujan dan air pengairan jangan sampai menggenang di sekeliling pangkal batang tanaman.
  • Pada waktu mengairi harus dijaga agar air tidak mengenai pangkal batang.
  • Mengurangi kelembaban kebun dengan melakukan pemangkasan dan drainase yang sebaik-baiknya.
  • Bagian yang sakit dipotong.
  • Luka-luka ditutup dengan pestisida penutup luka.

ü  Penyakit Kulit Diplodia (Botryodiplodia theobromae)

 

  • Cabang-cabang yang terserang dipotong untuk mengurangi sumber infeksi.
  • Menyemprot batang-batang dengan fungisida.

ü  Penyakit Gloeosporium (Antraknos)

  • Diusaahakan tanaman selalu berada dalam kondisi yang optimum.
  • Ranting-ranting yang mati dipotong dan dibakar.
  • Penggunaan fungisida.

ü  Busuk Akar Armillaria (Armillariella sp.)

  • Pohon yang sakit dibongkar, akar-akar digali sebersih mungkin dan dibakar.
  • Disekeliling bekas pohon sakit dibuat selokan isolasi.
  • Jika sekiranya pohon masih dapat ditolong, dianjurkan untuk membuka semua akar dekat tanah dan akar-akar yang sakit dipotong.

ü  Kudis (Sphaceloma fawcetti)

  • Sebelum datingnya musim hujan pohon-pohon diairi agar segera berbunga.
  • Pohon-pohon disemprot dengan fungisida.

 

4.  Varietas Unggul Tanaman Jeruk :

  • KEPROK BATU
  • KEPROK BRASTEPU
  • KEPROK SoE
  • KEPROK MADURA
  • KEPROK GAYO
  • KEPROK TERIGAS
  • KEPROK BORNEO PRIMA
  • KEPROK SELAYAR
  • KEPROK GARUT
  • SIAM MADU
  • SIAM KINTAMANI
  • SIAM GUNUNG OMEH

5.  Langkah-langkah budidaya tanaman Jeruk

ü  Pemilihan lokasi
Penanaman di lokasi yang sesuai merupakan langkah awal yang menentukan keberhasilan budidaya jeruk. Agar resiko kegagalan dapat dihindari/diperkecil dan efisiensi pengelolaan kebun tercapai, maka rehabilitasi dan pengembangan jeruk harus diarahkan di lahan-lahan yang memiliki agroklimat sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman seperti tinggi tempat, iklim dan tanah.
a. Tinggi tempat
Ketinggian tempat dapat mencerminkan suhu suatu daerah. Pada dasarnya jeruk dapat ditanam mulai dataran rendah sampai dataran tinggi, tergantung pada varietasnya. Sebagian besar jenis jeruk Siam dan pamelo lebih cocok ditanam di dataran rendah; sedangkan jenis jeruk keprok (keprok Batu 55, keprok Tawangmangu, keprok Pulung, keprok Garut, keprok Kacang, dll), dan jenis jeruk manis (Punten, Groveri dan WNO, dll) lebih cocok ditanam di dataran tinggi.

ü  iklim
Tanaman jeruk dapat tumbuh pada daerah yang mempunyai suhu antara 13-35°C (optimum 22-23°C), curah hujan antara 1.000-3.000 mm/th (optimum 1.500-2.500 mm/th) dengan bulan kering (< 60 mm) antara 2-6 bulan berturut-turut (optimum 3-4 bulan). Perhitungan lamanya bulan kering sangat penting, karena untuk merangsang pembungaan minimum dibutuhkan bulan kering 2 bulan berturut-turut.
c. Tanah
Kesuburan fisik dan kimia tanah merupakan syarat penting dalam pemilihan lokasi tanam. Tanaman jeruk membutuhkan pH tanah 5-8 (optimum ± 6), solum (lapisan tanah) cukup dalam (optimum <100 cm) kecuali bibit dari cangkokan/stek, tidak berpadas/berlapisan kedap, tekstur berpasir, lempung berpasir, lempung dan lempung berliat (optimum berpasir atau lempung berpasir). Tanah-tanah dangkal yang liatnya tinggi dengan draenasi dan aerasi jelek harus dihindari, karena dapat menghambat perkembangan akar, defisiensi unsur dan mengakibatkan penyakit busuk akar (Phytophtora), sehingga tanaman tidak dapat bertahan lama.

ü  Pemilihan Bibit
Pemilihan varietas sebaiknya mempertimbangkan aspek agroklimat, pasar dan teknis di lapanga. Saat ini kelompok jeruk keprok mempunyai pasar dalam negeri cukup besar, tetapi keuntungan yang diperoleh dari usahatani jeruk besar relatif sama dibandingkan dengan jeruk manis dan pamelo. Sedangkan dari aspek teknis, pengelolaan jeruk manis dan pamelo relatif lebih mudah, dan tanaman pamelo relatif kurang disukai serangga Diaphorina citri sehingga jarang dijumpai masalah yang berkaitan dengan penyakit CVPD.
Bibit jeruk yang akan ditanam harus bermutu baik dan krterianya sebagai berikut :
• Merupakan hasil okulasi antara varietas batang atas yang sesuai dengan label pada batang bawah JC.
• berlabel bebas penyakit (CVPD, Tristeza, Exocortis, Xyloporosi, Psorosis, Vein Enation, dan Tatter leaf)
• ditanam dalam polibag
• pertumbuhannya baik, tidak menunjukkan serangan hama penyakit dan defisien hara
• tinggi tanaman sekitar 75 – 100 cm
• pada saat polibag dibuka, perakarannya normal
• dihasilkan oleh penangkar yang terpercaya

ü  Penanaman dan Pemeliharaan Kebun
a. Pembuatan lubang tanam
Sebelum tanam, lahan harus dibebaskan dari pohon-pohon besar yang diperkirakan dapat menaungi tanaman jeruk dan dibebaskan dari batu-batu besar. Selanjutnya dilakukan pengolahan tanah dan dibuat lubang tanam agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman lebih baik dan berumur lebih panjang. Lubang tanam disarankan memiliki ukuran panjang dan lebar masing-masing 60 cm dengan kedalaman minimal 60 cm, jarak antar lubang tanam 5 x 4 m (kelompok jeruk keprok), 5 x 6 m (kelompok jeruk manis), dan 6 x 7 m (kelompok pamelo). Tanah galian dicampur dengan pupuk kandang 1 blek (20 lt), jika pH tanah pH 5 Berdasarkan jumlah produksi 2 kali setahun – 5

b  Pemupukan berdasarkan produksi buah
Takaran pupuk pada tanaman dewasa lebih mudah ditentukan berdasarkan produksi buah. Dari hasil perhitungan data-data penelitian, rata-rata jumlah unsur makro utama yang hilang di kebun yang disebabkan oleh pencucian tanah, hilang karena buah yang dipanen, hilang untuk pertumbuhan vegetatif dan lain-lain diperhitungkan kurang lebih setara dengan 2 – 3% (N : P2O5 : K2O = 2 : 1 : 2) dari berat produksi buah. Hal ini berarti setiap panen 100 kg buah, takaran pupuk yang harus diberikan kurang lebih sebanyak 2 – 3 kg (N : P2O5 : K2O = 2 : 1 : 2).
Pemupukan dapat dilakukan melalui tanah dan melalui daun. Cara pemupukan melalui tanah yang dianjurkan yaitu dengan penebaran di dalam lubang melingkar atau penugalan di bawah tajuk kemudian ditutup kembali. Penugalan merupakan cara paling tepat untuk pupuk fosfor karena unsur ini sangat mudah bersenyawa dengan aluminium dan besi, sehingga jika disebar akan bersenyawa dan ketersediaan untuk tanaman menjadi terhambat. Kondisi tanah saat pemupukan tidak boleh terlalu kering atau saat air mengalir, jika kekurangan air dapat mengakibatkan akar terbakar dan jika ada air mengalir (misalnya hujan lebat) pupuk yang diberikan akan banyak hilang terangkut air.
Bila pemberian pupuk dilakukan melalui daun, tidak boleh diberikan pada saat bunga mekar, karena dapat mengakibatkan rontok bunga. Demikian juga takaran dan konsentrasinya juga harus tepat, karena kelebihan pupuk daun mengakibatkan daun terbakar atau menyebabkan keracunan. Munculnya gejala kekurangan unsur pada suatu kebun lebih cepat disembuhkan dengan cara pemberian pupuk melalui daun.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s